Di jantung Korea Selatan, terletak di kota Gyeongju yang indah, sekelompok seniman ulung Sakong berdedikasi untuk menjaga tradisi kuno tetap hidup. Sakong adalah bentuk seni tradisional Korea yang melibatkan pembuatan kotak kayu, peti, dan furnitur yang dirancang secara rumit menggunakan teknik yang dikenal sebagai marquetry.
Seni Sakong berasal dari Dinasti Goryeo (918-1392), yang digunakan untuk menghiasi istana dan rumah keluarga kerajaan dan bangsawan. Tekniknya melibatkan pemotongan dan perakitan irisan tipis kayu untuk membuat desain dan pola yang rumit, yang kemudian diaplikasikan pada permukaan benda kayu.
Saat ini, seniman master Sakong di Gyeongju terus mempraktikkan bentuk seni kuno ini, melestarikan teknik dan desain tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Para perajin ini sangat terampil dan berpengetahuan luas dalam bidang kerajinan Sakong, dan karya mereka sangat dicari karena keindahan dan keahliannya.
Salah satu seniman ulung Sakong adalah Lee Seong-woo, yang telah mempraktikkan seni tatakan selama lebih dari 30 tahun. Lee mempelajari kerajinan ini dari ayahnya, yang juga seorang seniman ulung Sakong, dan telah mengabdikan hidupnya untuk menyempurnakan teknik dan desain rumit dari bentuk seni tersebut.
Seniman master Sakong lainnya, Kim Mi-jeong, dikenal karena perhatiannya yang luar biasa terhadap detail dan keahliannya yang sempurna. Karya Kim sering kali menampilkan pola bunga yang rumit dan desain geometris, yang dibuat dengan susah payah menggunakan kombinasi alat tradisional dan teknologi modern.
Meskipun seni Sakong telah berkembang selama berabad-abad, dengan diperkenalkannya desain dan teknik baru, seniman ahli Sakong di Gyeongju berkomitmen untuk melestarikan metode dan desain tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Dengan menjaga tradisi lama ini tetap hidup, mereka tidak hanya menghormati warisan budaya mereka tetapi juga memastikan bahwa seni Sakong akan terus berkembang untuk dinikmati generasi mendatang.
Pengunjung Gyeongju dapat merasakan keindahan dan ketrampilan Sakong secara langsung dengan mengunjungi bengkel dan studio para perajin ulung ini. Di sini, mereka dapat menyaksikan para seniman dengan cermat menciptakan desain rumit mereka, menggunakan kombinasi teknik kuno dan peralatan modern.
Di dunia di mana kerajinan tradisional sering kali dibayangi oleh teknologi modern dan produksi massal, seniman ahli Sakong di Gyeongju berfungsi sebagai pengingat akan keindahan dan nilai pelestarian tradisi yang telah lama ada. Dedikasi mereka terhadap kerajinan mereka dan komitmen mereka untuk menjaga kesenian Sakong tetap hidup sungguh menginspirasi, dan karya mereka menjadi bukti warisan abadi bentuk seni kuno ini.
